Sarjana Terlarang
SUDAH TERBIT
Rp 69.000
- Arifuddin M. Arif
- CV Hakim Publishing
- 978-602-1693-13-1
- 14 x 21 cm
- 116 Halaman
- 2015
Tambah Ke Keranjang Beli Sekarang
Kuliah hanya untuk mencari gelar? Lalu setelah lulus, apa berikutnya?
Buku ini hadir sebagai shock therapy bagi mahasiswa dan para sarjana yang ingin menemukan kembali makna pendidikan tinggi. Dengan gaya bahasa yang segar, provokatif, dan menggugah, penulis mengajak pembaca mempertanyakan kembali tujuan kuliah, makna kesarjanaan, serta kontribusi yang seharusnya diberikan setelah meninggalkan bangku kampus.
Lebih dari sekadar motivasi, buku ini menantang pembaca untuk keluar dari pola pikir yang sempit, berani berpikir out of the box, mengembangkan kreativitas, dan tidak terjebak pada anggapan bahwa kesuksesan hanya ditentukan oleh kesesuaian antara ijazah dan profesi. Justru, seorang sarjana sejati adalah mereka yang mampu menciptakan manfaat, membuka peluang, dan menjadi solusi bagi masyarakat.
Buku ini mungkin akan "menyesatkan" Anda—bukan ke jalan yang salah, tetapi ke jalan perubahan, kreativitas, dan kesuksesan yang lebih bermakna. Karena gelar hanyalah awal, sedangkan karya dan kontribusi adalah tujuan sesungguhnya.
Buku ini hadir sebagai shock therapy bagi mahasiswa dan para sarjana yang ingin menemukan kembali makna pendidikan tinggi. Dengan gaya bahasa yang segar, provokatif, dan menggugah, penulis mengajak pembaca mempertanyakan kembali tujuan kuliah, makna kesarjanaan, serta kontribusi yang seharusnya diberikan setelah meninggalkan bangku kampus.
Lebih dari sekadar motivasi, buku ini menantang pembaca untuk keluar dari pola pikir yang sempit, berani berpikir out of the box, mengembangkan kreativitas, dan tidak terjebak pada anggapan bahwa kesuksesan hanya ditentukan oleh kesesuaian antara ijazah dan profesi. Justru, seorang sarjana sejati adalah mereka yang mampu menciptakan manfaat, membuka peluang, dan menjadi solusi bagi masyarakat.
Buku ini mungkin akan "menyesatkan" Anda—bukan ke jalan yang salah, tetapi ke jalan perubahan, kreativitas, dan kesuksesan yang lebih bermakna. Karena gelar hanyalah awal, sedangkan karya dan kontribusi adalah tujuan sesungguhnya.
