Resepsi Al-Qur’an: Dari Pembacaan, Penghayatan, Hingga Pemaknaan
AKAN TERBIT
Rp. 79.000
- Norazizah Aprilia
- CV. Hakim Publishing
- 14.5 x 20.5
- 126 Halaman
- Tahun 2026
Tambah Ke Keranjang Beli Sekarang
Al-Qur'an tidak hanya hadir sebagai teks suci yang dibaca, tetapi juga sebagai sumber nilai yang diterima, dihayati, dan dimaknai dalam kehidupan manusia. Bagaimana proses interaksi dengan Al-Qur'an berlangsung melalui praktik pembacaan surah pilihan sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan spiritual, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai keislaman.
Buku ini bertajuk “Resepsi Al-Qur’an: Dari Pembacaan, Penghayatan, hingga Pemaknaan” ini berupaya ditulis dalam upaya mengungkap bahwa pembiasaan membaca Al-Qur'an bukan sekadar aktivitas pengulangan bacaan, melainkan sebuah proses pendidikan yang membentuk pengalaman religius. Kegiatan membaca, menghafal, memahami, dan menghayati ayat-ayat Al-Qur'an menjadi ruang bagi lahirnya hubungan yang lebih mendalam antara pembaca dan wahyu.
Dengan menggunakan teori resepsi Al-Qur'an, buku ini memaparkan tiga bentuk penerimaan terhadap Al-Qur'an, yaitu resepsi fungsional, resepsi estetis, dan resepsi eksegesis. Resepsi fungsional menunjukkan bagaimana Al-Qur'an dipahami sebagai pedoman ibadah, sumber ketenangan, serta sarana pembentukan kebiasaan positif. Resepsi estetis menggambarkan penghargaan terhadap keindahan bacaan melalui tartil, tajwid, dan penghayatan terhadap lantunan ayat. Sementara itu, resepsi eksegesis memperlihatkan upaya memahami pesan dan nilai yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur'an melalui proses pembelajaran dan pendalaman makna.
Buku ini menegaskan bahwa resepsi terhadap Al-Qur'an merupakan proses yang dinamis: dimulai dari pembacaan, berkembang menjadi penghayatan, dan berujung pada pemaknaan yang memengaruhi sikap serta perilaku. Al-Qur'an tidak hanya dibaca dengan lisan, tetapi juga dihadirkan dalam kesadaran dan kehidupan sehari-hari.
