Seni Mengasuh Anak: Perspektif Parenting Theory Diana Baumrind dalam Bingkai Penafsiran Ibn ‘Āsyūr
AKAN TERBIT
Rp. 85.000
- Khoirul Ummah
- CV. Hakim Publishing
- 14.5 x 20.5 cm
- 184 Halaman
- Tahun 2026
Tambah Ke Keranjang Beli Sekarang
Mengasuh anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan hidupnya, mengajarkan aturan, atau mengarahkan perilakunya. Mengasuh adalah sebuah seni dalam menemani proses tumbuh seorang anak—mengenali kebutuhannya, membangun kedekatan, memberikan batasan, menanamkan nilai, sekaligus mempersiapkannya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.
Keluarga merupakan ruang pertama tempat anak belajar tentang kasih sayang, keteladanan, disiplin, tanggung jawab, dan makna kehidupan. Karena itu, pola asuh membutuhkan keseimbangan antara kehangatan dan ketegasan. Anak membutuhkan perhatian dan penghargaan, tetapi juga memerlukan arahan, aturan, serta batasan yang membantunya memahami tanggung jawab.
Buku ini berupaya mempertemukan Parenting Theory Diana Baumrind dengan kekayaan penafsiran Ibn ‘Āsyūr dalam al-Tahrīr wa al-Tanwīr. Teori Baumrind memberikan kerangka psikologis, sedangkan penafsiran Ibn ‘Āsyūr menghadirkan cakrawala Qur’ani mengenai pendidikan, keteladanan, kasih sayang, ketegasan, dan pembentukan karakter.
Di tengah perubahan zaman dan kompleksitas tantangan pengasuhan, buku ini mengajak pembaca melihat parenting dari perspektif yang lebih utuh: psikologis sekaligus spiritual, tegas sekaligus penuh kasih, terarah sekaligus menghargai perkembangan anak. Dengan demikian, mengasuh bukan hanya tentang membuat anak tumbuh besar. Mengasuh adalah ikhtiar menuntun seorang anak agar tumbuh menjadi manusia yang beriman, berkarakter, matang, dan mampu menjalani kehidupannya dengan penuh tanggung jawab.
Keluarga merupakan ruang pertama tempat anak belajar tentang kasih sayang, keteladanan, disiplin, tanggung jawab, dan makna kehidupan. Karena itu, pola asuh membutuhkan keseimbangan antara kehangatan dan ketegasan. Anak membutuhkan perhatian dan penghargaan, tetapi juga memerlukan arahan, aturan, serta batasan yang membantunya memahami tanggung jawab.
Buku ini berupaya mempertemukan Parenting Theory Diana Baumrind dengan kekayaan penafsiran Ibn ‘Āsyūr dalam al-Tahrīr wa al-Tanwīr. Teori Baumrind memberikan kerangka psikologis, sedangkan penafsiran Ibn ‘Āsyūr menghadirkan cakrawala Qur’ani mengenai pendidikan, keteladanan, kasih sayang, ketegasan, dan pembentukan karakter.
Di tengah perubahan zaman dan kompleksitas tantangan pengasuhan, buku ini mengajak pembaca melihat parenting dari perspektif yang lebih utuh: psikologis sekaligus spiritual, tegas sekaligus penuh kasih, terarah sekaligus menghargai perkembangan anak. Dengan demikian, mengasuh bukan hanya tentang membuat anak tumbuh besar. Mengasuh adalah ikhtiar menuntun seorang anak agar tumbuh menjadi manusia yang beriman, berkarakter, matang, dan mampu menjalani kehidupannya dengan penuh tanggung jawab.
